June 26th, 2008

Membuat dan menepati janji pada diri sendiri, sesama manusia, dan Tuhan merupakan wujud dari tindakan penuh integritas. Kita terikat pada janji baru, yaitu janji keselamatan di dalam Yesus Kristus. Di pihak Tuhan, semua hutang kita sudah dibayar lunas oleh darah yang mahal, janji Tuhan akan pengampunan sudah digenapi. Di pihak kita, Tuhan mensyaratkan bahwa kita mempersembahkan kehidupan kita sebagai korban persembahan yang hidup, yang layak, dan berkenan di hati Tuhan. Bagaimana? Dengan menjadikan diri kita sebagai hamba yang sepenuhnya taat pada pimpinan Roh Kudus.

Perjanjian Baru ini mengikat kita seumur hidup. Mengapa? Karena Tuhan sudah melunasi semua hutang-hutang kita. Kini kita bukan lagi milik diri kita sendiri, tetapi milik Tuhan. Menjadi umat milik Tuhan adalah kesempatan istimewa karena Tuhan terikat pada janji-Nya untuk memberikan kita kehidupan kekal yang jauh lebih mulia dibanding kehidupan kita saat ini. Tetapi ini juga bermakna bahwa kita harus setia pada-Nya sampai mati. Tetapi jika kita mati bersama-sama dengan Dia, kita juga akan memperoleh hidup kekal yang saat ini ada di dalam Yesus Kristus. Kita sudah beralih dari kegelapan menuju terang.

Kunci integritas Kristen bukan terletak pada kekuatan kita, tetapi pada kekuatan Roh Kudus yang mampu terus memperbarui kehidupan kita. Roh Kristus memampukan kita untuk melaksanakan misi keselamatan Tuhan untuk kehidupan semua umat yang percaya pada-Nya dengan sepenuh hati.

Copyright: © Martin Wijokongko, All Right Reserved.

June 26th, 2008

Inti dari Alkitab adalah bagaimana karakter kita bertumbuh menjadi semakin seperti Yesus. Ini mengacu pada karakter utama Tuhan, yaitu kasih. Tuhan menunjukan bahwa kasih adalah karakter yang harus dimiliki oleh setiap manusia yang ingin mengenal dan menyembah Tuhan sebagaimana Dia adanya karena Allah adalah kasih. (I Yoh 4:8)

Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat. (Roma 13:10)

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. (I Yohanes 4:18). Makna kasih dalam satu kalimat adalah: Melakukan apa yang benar, dengan cara yang benar, untuk kemuliaan Tuhan Yesus Kristus.

By: Martin W.

June 11th, 2008

Apakah Alkitab relevan untuk dunia modern? Karena Alkitab merupakan buku yang diselesaikan hampir 2000 tahun yang lalu, apakah Alkitab benar-benar membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan Anda dan saya? Pertimbangkanlah hal-hal berikut ini:

Hubungan

Apakah Anda tahu bahwa Tuhan itu hebat dalam menjalin hubungan? Ia membuat gerakan pertama dengan membangun jembatan antara umat manusia dengan Tuhan yang Kekal. Yesus, yang membangun jembatannya, telah dikorbankan sejak dunia dijadikan sehingga dosa-dosa kita diampuni, dan kita memiliki akses langsung kepada Tuhan yang bertahta di sorga. Tuhan memilih untuk bekerja di dalam diri kita meskipun kita tidak sempurna, dan menawarkan pada kita kesempatan untuk menjalin hubungan yang kekal dengan-Nya. Esensi dari hubungan adalah berbagi dan peduli. (Matius 25:34-40). Alkitab menyatakan bagaimana hubungan ini bekerja, dan menyediakan lingkungan bagi Tuhan untuk memelihara kita sampai pada kehidupan kekal. Alkitab juga memperlihatkan pada kita bahwa kita perlu membangun hubungan yang benar dengan sesama kita siapa-pun mereka: orangtua, anak, karyawan, rekan kerja, atau majikan. (Efesus 5 dan 6).

Pemeliharaan Roh

Pernahkan Anda berpikir tentang Alkitab sebagai penyedia makanan rohani yang kita perlukan setiap hari? Tanpa sumber ini, kita tidak akan mampu “mempertahankan” kehidupan rohani kita untuk terus bertumbuh di dalam diri kita, tidak peduli apakah secara rohani kita menganggap diri kita masih bayi atau sudah matang. (Ibrani 5:13-14). Dengan belajar Alkitab setiap hari, merenungkan ajaran-ajarannya, dan menerapkannya dalam kehidupan kita, Firman Tuhan menjadi bagian dari kehidupan kita. Kemudian Firman Tuhan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pemikiran, iman, dan tindakan kita.

Perisai Roh

Pernahkan Anda berpikir Firman Tuhan sebagai pedang dari Roh Kudus? Firman Tuhan merupakan bagian dari pertahanan Rohani untuk membantu kita memenuhi tujuan Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan memanggil kita untuk menjadi suci dan menjadi bait dari Roh-Nya yang suci. (Efesus 6:17; 1:4, 2:22). Belajar Alkitab secara teratur memperkuat kita untuk melawan sifat alami manusia yang tidak bisa diprediksi, dunia yang “ telah jatuh”, dan kelicikan Iblis.

Mencari Kehendak Tuhan

Alkitab merupakan dokumen penguji-jiwa yang dirancang untuk membantu kita melihat siapa diri kita yang sebenarnya. (Ibrani 4:12) Kita bisa menggunakan Alkitab untuk mencari kehendak Tuhan yang menyediakan bagi kita jawaban-jawaban yang hanya Yesus yang mampu memberikan jawabannya. Apakah kita mencari jawaban atas pertanyaan tentang kehidupan, atau prinsip-prinsip yang penting untuk dilaksanakan, Alkitab tetap merupakan satu-satunya jalur komunikasi resmi antara Tuhan dan umat manusia. Untuk mengetahui jawaban ini merupakan petualangan terbesar dalam kehidupan.

Hidup Dalam Iman

Apakah kehidupan Anda dibangun sepenuhnya berdasarkan hal-hal yang Anda lihat? Jika demikian, maka Alkitab memang untuk Anda! Anda lihat, Alkitab merupakan buku tentang iman. Tuhan percaya (memiliki iman) pada kita!  Pembelajaran Alkitab membantu kita untuk membangun iman yang kita perlukan untuk hidup sehari-hari sehingga kita bisa mengalami kualitas kehidupan yang Tuhan inginkan bagi kita. Membangun hubungan yang benar membawa pada kemerdekaan, sukacita, dan kedamaian sejati. Yesus sudah memberikan segala sesuatu sebagai ganti untuk kehidupan rohani kita. (Galatia 2:20). Kita melihat iman yang diekspresikan oleh orang-orang di sepanjang sejarah yang melayani Tuhan hanya berdasarkan Firman-Nya. Mereka berpegang pada janji-Nya, yang dicatat untuk Anda dan saya. Belajar Alkitab secara teratur membantu kita untuk membangun iman dan kasih yang kita perlukan untuk memerangi dosa dan mengalami keselamatan yang dibentuk oleh Kristus di dalam diri kita.

Berikut ini adalah ide-ide yang bisa membantu Anda untuk belajar Alkitab secara efektif:

Luangkan waktu

Buat belajar Alkitab menjadi kebiasaan belajar. Jadwalkan dalam kehidupan Anda yang sibuk saat-saat tertentu yang Anda dedikasikan untuk belajar Firman Tuhan. Miliki rasa lapar akan makanan yang Tuhan tawarkan! (Matius 5:6). Kita memerlukan makanan rohani dari-Nya setiap hari. Waktu yang digunakan untuk belajar Firman Tuhan merupakan investasi dalam kehidupan kekal.

Berdoalah Sebelum Belajar

Minta Tuhan untuk memberi sikap yang rendah hati dan mudah diajar sehingga Anda bersedia untuk belajar dari salam satu sumber dan anugerah terhebat dari Tuhan. Minta pada Tuhan untuk memberi Anda pikiran-pikiran yang dimiliki oleh Kristus. Firman Tuhan didesain untuk memberi pengajaran, membangkitkan semangat, membangun, dan mendidik kita untuk mengalami “pergeseran paradigma (pandangan hidup)”—tetapi hanya jika kita menjadi tanah liat yang bersedia dibentuk oleh Pembentuk yang ahli. (Yesaya 64:8).

Terima dan Percayai Firman Tuhan!

Mulailah dengan mempercayai bahwa Alkitab merupakan Firman Allah yang hidup. Terima apa yang dikatakan oleh Tuhan. Ia mengatakan bahwa kita harus percaya bahwa Ia menepati janji-Nya karena Ia tidak bisa menipu, dan Tuhan memiliki komitmen untuk melihat bahwa pekerjaan-Nya menjadi nyata dalam kehidupan Anda.

Yesus Kristus berjanji bahwa Roh Kudus akan membimbing kita dalam semua kebenaran. Tuhan bisa mengajar dan menyatakan pada kita apa yang Ia ingin agar masing-masing dari kita mengetahuinya. Ia bisa berbicara melalui Firman-Nya pada hati nurani kita dan kesadaran kita. (Ibrani 4:12-13, Mazmur: 139:23-24).

Pahami Alkitab Secara Lebih Akurat

Alkitab bisa dipahami sebagai satu kesatuan yang utuh sehingga saling menerangkan agar kita bisa memahaminya secara lebih baik. Alkitab tidak bisa dipahami secara terpisah-pisah. (2 Petrus 1:20). Alat bantu Alkitab seperti konkordansi tentu berguna tetapi hanya sebagai pembimbing untuk apa yang sudah jelas dan konsisten di dalam Alkitab. Semakin lebih jauh kita mempelajari Alkitab dengan bimbingan Tuhan maka semakin kita mampu melihat bagaimana Tuhan melaksanakan rencana dan kehendak-Nya.

Merenungkan Firman Tuhan

Pikirkan tentang masing-masing ayat, bab, atau topic yang sedang Anda pelajari. Merenung juga termasuk memikirkan tentang apa yang Tuhan ajarkan pada kita melalui Alkitab, pelajaran yang bisa kita ambil, dan bagaimana kita bisa menanamkan dan menerapkan pelajaran-pelajaran ini. (I Korintus 10:11). Hidup dalam Firman Tuhan membuat Alkitab menjadi hidup. Sebagai kesimpulan analisanya, belajar Alkitab harus menghasilkan buah-buah yang dicari oleh Yesus di dalam kehidupan kita. (Yohanes 15:7-8).

Buat Catatan Harian!

Buat catatan harian dalam buku Anda setiap kali Anda belajar Alkitab. Buat catatan harian mengenai garis-garis pemikiran Anda dan bidang-bidang di mana Firman Tuhan bisa menjadi bagian dari kehidupan Anda. Gunakan catatan harian ini sebagai catatan pengalaman dan perjalanan kehidupan Anda. Catatan harian Anda bisa terbukti merupakan alat yang tak ternilai harganya. Catatan harian ini, sebagai contoh, bisa menguatkan kehidupan doa Anda, membantu Anda untuk membuat penilaian periodik tentang pertumbuhan dan pemahaman Anda saat Anda merenungkan bagaimana Tuhan sendiri telah bekerja di dalam kehidupan sehari-hari Anda.
Alkitab memang sangat relevan bagi Anda dan saya saat ini. Mari kita mempelajarinya dengan penuh semangat sama seperti yang dilakukan oleh orang-orang Berea. (Kisah Para Rasul 17:10-11). Saya bisa memastikan bahwa cara ini memang bermanfaat bagi Anda. Apakah Anda bersedia melakukan petualangan unik untuk mengeksplorasi kata-kata dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

By: Ben David

April 19th, 2008

Kita hidup sebagai manusia merupakan satu berkat terindah yang telah Tuhan anugerahkan pada kita. Kehidupan itu sendiri sudah merupakan berkat besar. Jika kita menyadari dan bersyukur atas berkat berupa kehidupan sebagai manusia, kita akan hidup lebih bahagia.

Dimulai dari rasa syukur atas kehidupan, kita bisa mulai melangkah untuk membangun kehidupan yang bermakna, agar selagi kita menjadi musafir di bumi ini, kita bisa memainkan peranan yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita, dan memainkan peranan yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita melalui keselamatan yang oleh Yesus Kristus merupakan berkat besar berikutnya!

Berkat besar ketiga adalah jika kita mampu berbagi atas apa yang telah Tuhan berikan pada kita. Kita tidak akan semakin kekurangan jika kita berbagi, sebaliknya, semakin banyak kita berbagi, maka ini bermakna bahwa kita menjadi saluran berkat bagi Tuhan, dan menjadi saluran berkat bagi Tuhan tentang kesalamatan dari Tuhan Yesus Kristus untuk semua umat manusia adalah anugerah besar ketiga!

Mari kita hitung tiga berkat terbesar dalam kehidupan kita sebagai manusia:

1. Berkat sebagai manusia.

2. Berkat untuk memainkan peranan yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita.

3. Berkat dari menjadi saluran berkat bagi Tuhan berupa keselamatan di dalam Yesus Kristus.

Jika kita bisa memahami tiga berkat terbesar ini, semua yang lain-lain hanyalah bonus.

Tuhan memberi kemampuan pada kita untuk memahami tiga berkat terbesar ini.

Mohon Berikan Komentar Anda tentang berkat terbesar dari Tuhan.

Syalom

Moderator



Warning: stristr() [function.stristr]: Empty delimiter in /home/smate03/public_html/rst/wp-content/plugins/wassup/wassup.php on line 2093